JUDUL : Malu Aiba'a - Budaya Terima Kasih Suku Bunaq di Asueman | P. Benediktus Bere Mali SVD (2021)
*ISBN:* 978-602-9370-57-7
*Penerbit:* Cerdas Pustaka Publisher
*Tersimpan di:* Perpustakaan STFT Widya Sasana Malang
*ABSTRAK INDONESIA (untuk Google Scholar Indonesia):*
Buku _Malu Aiba'a - Budaya Terima Kasih Suku Bunaq_ adalah kajian etnografi tentang filosofi terima kasih Suku Bunaq Aitoun di Asueman. Malu artinya kasih (memberi), Aiba'a artinya terima (menerima). Aiba'a Malu artinya terima kasih. Konstruksi Malu Aiba'a, disingkat Malu Ai, adalah basis mendirikan Rumah Adat Suku Bunaq di Pulau Timor baik di Timor Barat (NKRI) maupun Timor Timur (Timor Leste). Rumah Adat Malu mendirikan Rumah Adat Aiba'a.
Malu terbagi dalam Malu Mone Gomo (MMG) sebagai ayah dan Malu Pana Gomo (MPG) sebagai ibu; perkawinan MMG dan MPG melahirkan Aiba'a (A) sebagai anak. Di Asueman, Rumah Adat Suku Monewalu Goronto Nualain sebagai Malu mendirikan Aiba'a yaitu Rumah Adat Suku Monewalu Hojabul Aitoun dan Rumah Adat Suku Monewalu Rato Asueman.
Implikasi Malu Aiba'a mengalir dalam hidup, karya, konflik, damai, sembuh dari sakit, meninggal, masuk surga, dan relasi antara anggota rumah adat malu aiba'a di dunia dengan leluhur malu aiba'a di Surga. Puncaknya dalam Ritus Kaba Dame (berkat rekonsiliasi dari Malu kepada Aiba'a) dengan daun sirih, pinang, kapur dalam opa pana, dan ritual En Gawa Gini. Pusat spiritualnya di Tel Por (makam suci), Bosok Por (altar persembahan suci), dan Deu Por (Rumah Adat Suci).
Dengan kacamata antropolog Marcel Mauss, buku ini membuka makna Malu Aiba'a sebagai sistem resiprositas dinamis yang menjadi pilar persaudaraan dan keadilan.
*Kata Kunci:* Malu Aiba'a, Asueman, Suku Bunaq Aitoun, Budaya Terima Kasih, Malu Mone Gomo, Malu Pana Gomo, Kaba Dame, Tel Por, Bosok Por, Deu Por
*ABSTRACT ENGLISH (for Google Scholar International, http://Academia.edu, ResearchGate):*
*Title:* Malu Aiba'a - The Culture of Gratitude of the Bunaq Tribe
*Author:* P. Benediktus Bere Mali, SVD (2021), ISBN 978-602-9370-57-7. Second book after _Kembali ke Akar (2008)_. Stored at STFT Widya Sasana Malang Library.
*Abstract:*
This book is an ethnographic study of the philosophy of gratitude of the Bunaq Aitoun tribe in Asueman, Timor Island (West Timor, Indonesia and Timor Leste). Malu means to give (love/gift), Aiba'a means to receive. Aiba'a Malu means thank you. The Malu Aiba'a construction, abbreviated Malu Ai, is the basis for establishing the Bunaq Traditional House. The Malu Traditional House establishes the Aiba'a Traditional House.
Malu is divided into Malu Mone Gomo (MMG) as father and Malu Pana Gomo (MPG) as mother; their marriage gives birth to Aiba'a (A) as child. In Asueman, the Monewalu Goronto Nualain House as Malu founded the Monewalu Hojabul Aitoun and Monewalu Rato Asueman Houses as Aiba'a.
The Malu Aiba'a wisdom flows through life, work, conflict, peace, healing, death, entering heaven, and relations between living malu aiba'a members and ancestral malu aiba'a in Heaven. It culminates in the Kaba Dame ritual (blessing of reconciliation from Malu to Aiba'a with betel leaf, areca nut, and lime) and the En Gawa Gini death ritual, centered at three spiritual centers: Tel Por (sacred tomb), Bosok Por (sacred altar), and Deu Por (Sacred Traditional House). Using Marcel Mauss's gift theory, the book reveals Malu Aiba'a as a dynamic reciprocity system that sustains brotherhood and justice.
*Keywords:* Malu Aiba'a, Asueman, Bunaq Tribe, Gratitude Culture, Reciprocity, Timor, Kaba Dame, Monewalu
*APA Citation:*
Bere Mali, B. (2021). Malu Aiba'a budaya terima kasih Suku Bunaq. Cerdas Pustaka Publisher.
