Hamba Tuhan dalam Humor

"Aku ini Hamba Tuhan Terjadilah Padaku Menurut KehendaMU"

Pada suatu hari Yesus dan para murid naik ke sebuah bukit. Sebelum naik, Yesus meminta agar para murid membawa batu sebesar Kitab Suci. Yohanes membawa batu seperti perintah Yesus. Petrus membawa kerikil. Melihat Petrus, Yohanes berkata kepada Petrus, hei Petrus Yesus suruh bawa batu sebesar Kitab Suci bukan kerikil. Petrus berkata kepada Yohanes, sama saja, kerikil juga batu, yang penting batu. Yohanes berhenti menanggapi apa yang dikatakan Petrus kepadanya. Maka mereka mulai berjalan mendaki sebuah bukit yang mereka tuju.


Setiba di puncak bukit, Yesus menyuruh para murid memegang batu sebesar kitab suci yang mereka bawa itu. Lalu Yesus mulai mengadakan mujizat mengubah batu menjadi roti. Maka batu itu berubah menjadi roti yang siap disantap. Petrus menyesal karena dia bawa kerikil, yang berubah menjadi roti sebesar kerikil. Petrus sudah yakin bahwa dia tidak akan kenyang makan roti sebesar kerikil itu. Sedangkan Yohanes foya-foya karena rotinya besar seperti Kitab Suci. Maka Petrus mulai melirik kepada Yohanes dan berkata' " Yohanes bagi dong, rotinya, aku masih lapar ini. Yohanes katakan rasain loh, tidak mau ikut perintah Yesus, resiko... lapar.... Dasar malas lo. Mendengar kata-kata Yohanes itu, Petrus tidak kapok, Petrus sudah tahu, Yohanes itu pasti akan mengalah juga. Petrus tahu dan kenal baik siapa Yohanes. Yohanes itu baik. Maka Petrus terus meminta, Yohanes bagi-bagi dong kuenya. Akhirnya karena Petrus tidak pernah berhenti meminta roti kepadanya, Yohanes Pun akhirnya memberikan rotinya sebagian kepada Petrus. Setelah menerima, Petrus masih berkata kepada Yohanes, ... iklas ya.... iklas ya.... iklas ya.... iklas ya.... Dasar Petrus licik. Yohanes katakan iklas dong mas Pet.... Akhirnya mas Petrus pun mulai menikmatinya dan kenyanglah dia dengan pemberian iklas dari Yohanes.

Setelah peristiwa di Gunung itu, kini Yesus membawa murid-muridnya ke Pantai. Sebelum berangkat, Yesus berkata kepada para murid. Setiap murid diperintahkan membawa kerikil. Yohanes membawa kerikil. Petrus terbalik, dia membawa Batu Besar seperti Saund Sistem. Maka berangkatlah mereka. Yohanes melihat Petrus sangat payah membawa Batu sebesar itu. Sedang Yohanes jalan santai menuju pantai yang dituju. Yohanes melihat Petrus sangat lucu karena bawa batu sebesar itu, keringatan di jalan memikul beban berat itu. Tapi Petrus berkata kepada Yohanes, nanti lu rasakan sendiri, kalau setiba di pantai Yesus mengubah batu ini menjadi roti, passssti rotiku besar.... aku kenyang. Yohanes tenang menghadapi semuanya yang dikatakan Petrus kepadanya dan meneruskan perjalanan menuju Pantai.

Setiba di Pantai, Petrus membanting Batu besar itu persis di bibir pantai. Sedang Yohanes dan para murid yang lain membawa kerikil dan menyimpan di dalam saku celana mereka. Petrus mengharapkan agar Yesus mengubah batu menjadi roti seperti pengalaman di atas gunung tadi. Petrus sudah lapar sekali ni..... Lalu dia teriak.... Yesus... aku lapar.......
Lalu Yesus menyuruh para murid memegang batu yang dibawahnya dan menyuruh mereka melemparkannya ke dalam laut. Petrus kewealahan karena batunya besar. Dia kecewa dengan perintah Yesus itu. Lanjut Yesus wartakan bahwa barang siapa melemparkan baru paling jauh, dia pasti mendapat ikan yang paling besar. Maka Petrus sekuat tenaga melemparkan batunya ke dalam laut, sejauh tiga meter, hanya mendapat ikan teri, sedangkan Yohanes melempar kerikilnya ke tempat laut yang paling dalam, mendapat ikan besar.

Demikianlah nasip orang yang tidak menghidupi "Terjadilah padaku menurut KehendakMU".